Ketika kepercayaan mulai retak, Alina dihadapkan pada kenyataan pahit tentang cinta, kesetiaan, dan pengorbanan. Konflik yang muncul tidak hanya menyentuh hubungan suami-istri, tetapi juga berdampak pada anak-anak dan lingkungan sekitar. Setiap keputusan terasa semakin berat, seolah tak ada jalan yang benar-benar mudah untuk dipilih.
Film ini menyajikan drama emosional yang kuat tentang pengkhianatan, luka batin, dan keteguhan hati seorang perempuan. La Tahzan mengajak penonton merenungkan makna memaafkan, bertahan, dan bangkit ketika kehidupan tidak berjalan sesuai harapan.
















